SBMPTN 2016 Pakai Dua Sistem, Tak Perlu Bingung!


Calon mahasiswa yang akan mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016, tak perlu bingung dengan dua sistem tes yang ditawarkan. Ya, mulai tahun ini seleksi memakai sistem tes berbasis kertas (PBT) dan berbasis komputerisasi (CBT).

Peserta SBMPTN bebas memilih metode tes yang akan diikuti. Namun, tetap saja mereka tak bisa memilih keduanya sekaligus, pilih saja salah satu sekalipun hari pelaksanaan tes berbeda.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, saat peluncuran SNMPTN dan SBMPTN 2016 menyatakan, sejumlah telaah dan review atas seleksi serupa pada 2015, yang sebagian tempat menjadi lokasi uji coba pelaksanaan CBT.

“Beberapa bagian tentu perlu ada yang diperbaiki. Salah satu kendala misalnya dalam hal jaringan. Perbaikan tersebut dilakukan secara berkelanjutan,” papar Nasir, dalam sambutan peluncuran itu, Jumat (15/1/2016).

Apa bedanya?

Bila memilih sistem CBT, semua soal dan pengisian jawaban dilakukan di komputer. Bagi siswa-siswi yang sudah terbiasa dengan Ujian Nasional (UN) berbasis komputerisasi seharusnya mudah beradaptasi dengan sistem ini.

SBMPTN 2016 memang kali pertama CBT digelar secara nasional, sebagai opsi dari pelaksanaan seleksi. Itu pun, tak semua lokasi ujian menyediakan pilihan CBT.

Penggunaan sistem CBT diharapkan bisa menghemat biaya seleksi, terutama dari pencetakan lembar soal dan jawaban ujian beserta distribusinya. Namun, karena belum semua daerah memiliki infrastruktur memadai, PBT tetap ada dan bahkan masih mendominasi SBMPTN 2016.

Tidak usah bingung, pastikan saja mendapatkan informasi yang benar.

Ini yang Bikin Beda di SBMPTN 2016


Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016. Pada tahun ini, seleksi akan mulai menguji coba computer based testing (CBT), selain paper based testing (PBT) seperti tahun-tahun sebelumnya.

CBT adalah ujian yang diselenggarakan menggunakan alat bantu komputer. Peserta ujian tak lagi berkutat dengan kertas lembar jawab, tetapi semua dikerjakan di komputer. Mereka membaca soal di layar komputer dan mengisi jawabannya di sana pula.

Soal akan muncul satu per satu secara berurutan sesuai nomor soal, untuk memudahkan peserta untuk menjawabnya. Jika di tengah jalan ingin mengubah jawaban, para peserta tinggal mencari kembali nomor soal yang dimaksud dan mengisikan jawaban yang baru.

Waktu ujian yang tersisa akan muncul pula di layar komputer. Tenang saja, durasi pengerjaan ujian CBT dan PBT tetap sama. Bedanya, isian jawaban peserta ujian akan otomatis diperiksa setelah para peserta selesai mengerjakan soal.

Meski demikian, hasil ujian tak akan terlihat real time. Peserta CBT tetap harus bersabar menunggu pengumuman hasil SBMPTN. Pengumuman itu serentak dilakukan, bersamaan dengan hasil PBT, pada 28 Juni 2016 pukul 17.00 WIB.

Seperti dikutip dari situs web Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), periode pendaftaran dan pelaksanaan ujian PBT dan CBT akan berbeda. Pendaftaran PBT dibuka pada 25 April 2016 hingga 20 Mei 2016, sementara pendaftaran PBT berlangsung pada 29 April 2016 sampai 9 Mei 2016.

Adapun waktu ujian, CBT dilaksanakan secara serentak, yaitu pada 31 Mei 2016. Untuk jurusan kuliah yang membutuhkan ujian keterampilan, tes akan dilakukan dua hari pada 1-2 Juni 2016.

Soal infrastrukur pendukung CBT pada SBMPTN 2016, panitia akan menggunakan fasilitas yang ada di perguruan tinggi negeri. Setidaknya sudah ada 16 perguruan tinggi negeri menyatakan siap menggelar CBT.

Tata cara pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan bisa Anda unduh mulai 18 April 2016 melalui laman: http://download.sbmptn.ac.id

Buat Persiapan, 10 Kampus Paling Diminati pada SBMPTN 2015


Sebentar lagi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 akan dibuka. Berkaca pada tahun lalu, ada sekitar 74 kampus negeri yang menyediakan kursi bagi calon mahasiswa lewat jalur seleksi ini.

Bagi Anda yang berniat mengikuti SBMPTN tahun ini, sebaiknya perlu tahu kampus negeri mana saja yang pada 2015 dipilih menjadi kampus idaman para calon mahasiswa peserta seleksi. Dikutip dari data panitia SBMPTN 2015, berikut ini daftarnya:

1. Universitas Padjajaran (Unpad) dengan 85.879 peminat
2. Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan 75.155 peminat
3. Universitas Brawijaya (UB) dengan 73.558 peminat
4. Universitas Sumatera Utara (USU) dengan 70.568 peminat
5. Universitas Indonesia (UI) dengan 67.136 peminat
6. Universitas Diponegoro (Undip) dengan 62.649 peminat
7. Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan 62.574 peminat
8. Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan 58.002 peminat
9. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan 54.889 peminat
10. Universitas Andalas (Unand) dengan 54.060 peminat

Dari data ini, Anda yang berkeinginan melanjutkan kuliah bisa memperkirakan bobot persaingan yang akan dihadapi. Dari situ, strategi persiapan bisa lebih dimatangkan pula. (Baca juga: Siap-siap, Ada yang Beda di SBMPTN 2016)

Ingat, banyaknya peminat mendaftar ke suatu kampus bisa berdasarkan beragam pertimbangan. Selain kedekatan lokasi, bisa jadi membludaknya jumlah peminat juga ditopang pilihan jurusan yang tersedia.

Namun, ada satu lagi kemungkinan soal jumlah peminat ini, yaitu banyak orang memang mengidam-idamkan belajar di kampus itu. Intinya, yang mana pun alasan di balik jumlah peminat ini, persiapan terbaik dan strategi paling jitu akan jadi penentu lolos atau tidaknya seleksi.

Sumber: kompas.com

UNS Terima Lebih dari 2.000 Orang Dalam SBMPTN 2015

SBMPTN_1

SOLO - Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 akan diumumkan serentak secara online, Kamis (9/7/2015). Pengumuman tersebut dijadwalkan pukul 17.00 WIB.

Ketua Panitia Lokal (Panlok) 44 Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sutarno, mengemukakan, selain bisa diakses melalui website panitia pusat SBMPTN, pengumuman juga bisa diakses di website Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, yaitu di www.spmb.uns.ac.id.

“Bisa juga diakses melalui website perguruan tinggi lain yang menjadi peserta SBMPTN tahun ini,” ujar Sutarno ketika dihubungi solopos.com melalui ponselnya.

Sutarno menyatakan selain pengumuman online, pihaknya juga berencana mengumumkan hasil SBMPTN tersebut melalui media cetak. Namun pengumuman di media cetak tersebut baru bisa ditayangkan di media cetak yang telah dipilih, Jumat (10/7/2015).

“Ya karena hasil SBMPTN tersebut baru diumumkan pukul 17.00 WIB, sehingga kemungkinan besar untuk pengumuman di media cetaknya baru bisa ditayangkan untuk edisi Jumat,” terangnya.

Sebelumnya diinformasikan, melalui SBMPTN kali ini, UNS menyediakan sebanyak 1.653 kursi bagi calon mahasiswa. Namun Sutarno memastikan jumlah calon mahasiswa yang diterima SBMPTN justru lebih banyak dari itu. Hal itu karena masih banyak calon mahasiswa yang diterima UNS melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015 lalu, tidak melakukan registrasi.

Dia menyebutkan, jumlah calon mahasiswa yang tidak melakukan registrasi tersebut persentasenya sekira 10 persen dari jumlah total calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN.

“Kekosongan kursi calon mahasiswa yang lolos SNMPTN namun tidak melakukan registrasi tersebut, kami alihkan untuk diisi calon mahasiswa yang lolos SBMPTN. Sehingga jumlahnya lebih dari 2.000 siswa atau sekira 2.100 calon mahasiswa,” terangnya.

sumber : http://news.okezone.com/read/2015/07/09/65/1178949/sbmptn-2015-uns-terima-lebih-dari-2-000-orang

ITB Rajai Jumlah Peminat Saintek SBMPTN 2015

SBMPTN_1

JAKARTA - Institute Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki nilai tertinggi rata-rata pada penerima calon mahasiswa jurusan Saintek pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015, yakni dengan jumlah 706, 52 peminat.

Data yang diperoleh Okezone pada Konferensi Pers Hasil SBMPTN 2015 di Ditjen Dikti, Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta, Kamis 9 Juni 2015. Menunjukan jurusan Saintek menjadi jalur yang paling populer dengan total peserta lulus terbanyak pada SBMPTN kali ini. Dari total peserta SBMPTN yang lolos ujian, terdapat sebanyak 49.719 peserta memilih jurusan Saintek.

"Tahun ini yang lulus di kelompok prodi saintek ada 49.719 orang, pada kelompok prodi soshum ada 45.878 orang, dan kelompok ujian campuran ada 26.056 orang," kata Ketua Panitia SBMPTN 2015, Rochmat Wahab dalam konferensi pers hasil SBMPTN 2015 di Ditjen Dikti, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Selain ITB dengan jumlah tertinggi peminat Saintek sebanyak 706, 52 orang. Adapula PTN lain yang juga menerima banyak mahasiswa yang ingin berkonsentrasi di jurusan Saintek, yaitu Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Universitas Indonesia (UI). Sedangkan paling kecil peminat jurusan Saintek pada SBMPTN 2015 adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan jumlah yang lulus sekira 604,69 orang.

Berikut daftar 10 PTN dengan nilai rata-rata tertinggi peserta pada jurusan Saintek SBMPTN 2015 :

1. ITB dengan jumlah 706,52 orang.

2. UI dengan jumlah 673,65 orang.

3. ITS dengan jumlah 652,00 orang.

4. UGM dengan jumlah 651,99 orang.

5. Undip dengan jumlah 624,63 orang.

6. Unpad dengan jumlah 622,71 orang.

7. Unair dengan jumlah 621,15 orang.

8. UNS dengan jumlah 621, 07 orang.

9. IPB dengan jumlah 616,13 orang.

10. UNY dengan jumlah 604,69 orang.

sumber : http://news.okezone.com/read/2015/07/09/65/1179123/itb-rajai-jumlah-peminat-saintek-sbmptn-2015

SBMPTN 2015, 207 Prodi di 74 PTN Tak Terpenuhi

SBMPTN_1

JAKARTA - Sebanyak total 121.653 peserta dinyatakan lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2015. Namun, ternyata terdapat kuota di sejumlah perguruan tinggi yang tidak terpenuhi atau masih kosong.

Di mana sebanyak 4.311 kuota diketahui tidak terpenuhi. Jumlah tersebut tersebar di 207 prodi yang ada di 74 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.

Ketua Umum SBMPTN 2015 Rochmat Wahab menjelaskan kuota kosong dan tidak terpenuhi tersebut kemungkinan dikarenakan memang kurang peminat. Ataupun, prodi tersebut menjadi pilihan kedua ataupun ketiga, sedangkan peserta sudah lolos di pilihan pertamanya.

Rochmat enggan mengungkapkan prodi-prodi perguruan tinggi yang kuotanya tidak terpenuhi tersebut. "Dugaan kami sedikit meleset karena ada kuota yang tersedia, tapi tidak terpenuhi. Untuk prodi dan juga universitasnya kami tidak bisa sebutkan, karena ini keinginan para rektor. Keterbukaan hasil SBMPTN ini kami jamin, namun kami juga tetap menjaga marwah setiap perguruan tinggi," ucapnya dalam jumpa pers pengumuman SBMPTN 2015, di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Sebelumnya diketahui, sebanyak total 121.653 siswa dinyatakan lolos SBMPTN. Jumlah tersebut dari total pendaftar 602.499 peserta yang mengikuti SBMPTN.

Sementara 21.593 peserta lolos melalui jalur bidik misi. Jumlah tersebut 23,38 persen dari total pendaftar bidik misi sejumlah 90.686 calon mahasiswa.

sumber : http://news.okezone.com/read/2015/07/09/65/1179171/sbmptn-2015-207-prodi-di-74-ptn-tak-terpenuhi

Berikut PTN Favorit Peminat Soshum SBMPTN 2015

SBMPTN_1

JAKARTA - Sebanyak 45.878 peserta yang memilih jurusan Sosial Humaniora (Soshum) dinyatakan lolos pada Seleksi Bersama Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015. Namun begitu, terdapat 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang memiliki nilai dengan rata-rata tertinggi di jurusan tersebut.

Data yang diperoleh Okezone dari panitia SBMPTN 2015, menunjukan Universitas Indonesia (UI) menempati posisi pertama sebagai PTN dengan nilai rata-rata calon mahasiswa yang berminat pada jurusan Soshum dengan nilai sebesar 677,20 orang.

Posisi kedua disusul Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan perolehan nilai sebanyak 664, 13 orang peminat. Adapun Universitas Gadjah Mada (UGM) menempati urutan ke tiga dengan jumlah peminat sebanyak 657,04 orang. Sedangkan, diurutan terakhir adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan jumlah 597,30 calon mahasiswa yang ikut SBMPTN.

Berikut daftar 10 PTN dengan nilai rata-rata tertinggi pada jurusan Soshum.

1. UI dengan jumlah 677,20 orang.

2. ITB dengan jumlah 664,13 orang.

3. UGM dengan jumlah 657,04 orang

4. Undip dengan jumlah 625,29 orang.

5. Unair dengan jumlah 625,05 orang.

6. Unpad dengan jumlah 623, 17 orang.

7. Unsoed dengan jumlah 608,82 orang.

8. Universitas Brawijaya dengan jumlah 607, 25 orang.

9. UNS dengan jumlah 605, 75 orang.

10. UNY dengan jumlah 597,30 orang.

Ketua Panitia SBMPTN 2015, Rochmat Wahab memapakan, jumlah peserta SBMPTN tahun ini meningkat hingga 4,31 persen menjadi 693.185 orang, dengan sebanyak 121.653 peserta dinyatakan lulus. Pada SBMPTN 2014, hanya 105.862 orang yang lulus dari total 664.509 peserta. Sedangkan pada SBMPTN 2013, dari 585.789 peserta, yang lulus 109.853 orang.

"Tahun ini yang lulus di kelompok prodi Saintek ada 49.719 orang, pada kelompok prodi Soshum ada 45.878 orang dan kelompok ujian campuran ada 26.056 orang," kata Rochmat dalam konferensi pers hasil SBMPTN 2015 di Ditjen Dikti, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2015).

sumber : http://news.okezone.com/read/2015/07/09/65/1179156/berikut-ptn-favorit-peminat-soshum-sbmptn-2015

Mahasiswa Jalur SBMPTN di Jatim Melebihi Kuota

SBMPTN_1

SURABAYA - Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Jawa Timur menerima mahasiswa dari jalur Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah sebesar 30 persen.

"Kuota yang lebih dari 30 persen itu karena kami menerima limpahan dari jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN)," kata Ketua Panitia Lokal (Panlok) 50/SBMPTN Surabaya Prof Yuni Sri Rahayu di Surabaya, Kamis (9/7/2015).

Didampingi Humas SBMPTN Lokal 50/Surabaya dari ITS, Bekti Cahyo Hidayanto, di sela pengumuman SBMPTN 2015, ia menjelaskan limpahan kuota dari jalur SNMPTN itu terjadi, karena banyak mahasiswa yang diterima lewat jalur SNMPTN ternyata tidak melakukan daftar ulang.

"Tapi, bukan hanya itu, kekurangan kuota SNMPTN itu juga bisa terjadi akibat ada program studi (prodi) yang pendaftarnya tidak sesuai dengan passing grade yang ditargetkan, sehingga tidak diterima," katanya.

Tentang kelebihan kuota itu, Wakil Rektor I Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu mencontohkan kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN di Unesa. "Total daya tampung Unesa lewat SBMPTN (jalur ujian tulis) adalah 1.532 kursi, tapi kami menerima lebih dari kuota yakni 1.927 kursi. Kelebihan kuota itu merupakan hasil limpahan dari jalur SNMPTN (jalur undangan). Dari jumlah itu, kami menerima 477 mahasiswa Bidikmisi," katanya.

Bagi mahasiswa yang diterima masuk PTN lewat jalur SBMPTN 2015, ia meminta untuk melakukan registrasi secara daring ("online") ke laman resmi milik PTN masing-masing. "Untuk Unesa, daftar ulang dilaksanakan pada 3-4 Agustus," katanya.

Hal yang sama terjadi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Humas SBMPTN dari ITS Bekti Cahyo Hidayanto menjelaskan kuota ITS dalam SBMPTN sebanyak 971 kursi. "Tapi, kami menerima mahasiswa baru melalui jalur ini sebanyak 1.141 mahasiswa. Kelebihan daya tampung itu karena limpahan kuota dari jalur SNMPTN yang tidak mendaftar ulang atau memang tidak terpenuhi sesuai standar," katanya.

Bagi mahasiswa yang diterima masuk ITS harus mengisi biodata secara daring pada 13-27 Juli. "Pada 28 Juli, mereka wajib datang ke ITS untuk tes kesehatan dan verifikasi biodata yang sudah diisikan secara daring. Daftar ulangnya pada 28-31 Juli," katanya.

Realitas kuota berlebih juga dialami Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya lewat SBMPTN. Dari daya tampung sebanyak 1.505 kursi, Unair menerima 1.735 mahasiswa baru, sedangkan UINSA dari kuota 402 kursi justru menerima 521 mahasiswa baru. "Mahasiswa Bidikmisi Unair ada 258 orang dari 1.735 mahasiswa baru itu," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Unair, Dr MG Bagus Ani Putra.

Namun, realitas di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim agak berbeda, karena PTN baru yang pertama kali mengikuti SBMPTN itu justru kelebihan kuota karena menerima mahasiswa Bidikmisi lebih banyak.

"Kuota SBMPTN di kampus kami sebanyak 2.084 mahasiswa, tapi kami menerima sebanyak 2.106 mahasiswa baru, karena ada 22 kursi tambahan mahasiwa Bidikmisi (dari total 386 mahasiswa Bidikmisi di UPN)," kata Wakil Rektor I UPN Jatim, Ramdan Hidayat.

Secara nasional, 121.653 dari total 693.185 peserta berhasil lulus SBMPTN 2015. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45.878 orang diterima pada prodi sosial hukum (soshum), 49.719 orang pada prodi sains dan teknologi (saintek), dan 26.056 orang pada prodi campuran.

sumber : http://news.okezone.com/read/2015/07/10/65/1179306/mahasiswa-jalur-sbmptn-di-jatim-melebihi-kuota

10 Prodi Favorit SBMPTN 2015

SBMPTN_1

JAKARTA - Setiap tahun, ujian Seleksi Bersama Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) memperlihatkan tren program studi (prodi) favorit pilihan peserta. Begitu pula tahun ini.

Pada konferensi pers hasil SBMPTN 2015 di Ditjen Dikti, Kemenristek Dikti, Jakarta, Kamis (9/7/2015), Ketua Panitia SBMPTN 2015 Rochmat Wahab menjelaskan, ada lima prodi favorit baik kelompok ujian Saintek maupun Soshum. Berikut rinciannya:

Kelompok ujian Saintek:

1. Informatika dan Komputer;

2. Kedokteran;

3. Teknik Sipil;

4. Farmasi; dan

5. Agro dan sejenisnya.

Kelompok ujian Soshum:

1. Manajemen;

2. Akuntansi;

3. Hukum;

4. Komunikasi; dan

5. Administrasi.

"Tahun ini ada 121.653 peserta yang dinyatakan lulus dalam SBMPTN 2015. Sedangkan total peserta tahun ini adalah 693.185 orang," ujar Rochmat.

Hasil SBMPTN 2015 secara rinci adalah peserta yang lulus di kelompok prodi Saintek ada 49.719 orang, pada kelompok prodi Soshum ada 45.878 orang dan kelompok ujian campuran ada 26.056 orang. Pada SBMPTN 2014, hanya 105.862 orang yang lulus dari total 664.509 peserta. Sedangkan pada SBMPTN 2013, dari 585.789 peserta, yang lulus 109.853 orang.

sumber : http://news.okezone.com/read/2015/07/09/65/1179019/prodi-favorit-sbmptn-2015

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Bengkulu

SBMPTN_1

Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Hasil SBMPTN Tahun 2015 klik disini

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Sriwijaya

SBMPTN_1

Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Hasil SBMPTN Tahun 2015 klik disini

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Bangka Belitung

SBMPTN_1

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Maritim Raja Ali Haji

SBMPTN_1

Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Hasil SBMPTN Tahun 2015 klik disini

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Jambi

SBMPTN_1

Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Hasil SBMPTN Tahun 2015 klik disini

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Riau

SBMPTN_1

Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Hasil SBMPTN Tahun 2015 klik disini

Pengumuman Calon Diterima dan Mekanisme Pendaftaran Ulang Jalur SBMPTN 2015 Universitas Andalas

SBMPTN_1

Rektor Universitas Andalas telah menetapkan calon mahasiswa Unand yang diterima melalui jalur SBMPTN 2015 melalui Surat Keputusan No. 595/XIV/A/Unand-2015. Selamat kepada adik-adik yang diterima di Unand, perguruan tinggi negeri terakreditasi A. Bagi peserta SBMPTN yang diterima, baik di Unand maupun di PTN lain dapat juga melihat pengumuman di laman sbmptn.unand.ac.id. 

Daftar nama yang diterima di Unand melalui jalur SBMPTN 2015 dapat didownload di sini.

Selanjutnya, kepada calon mahasiswa yang diterima di Unand diharapkan dapat membaca mekanisme pendaftaran ulang secara teliti dan mengingat tanggal-tanggal penting serta prosedur yang harus diikuti. Mekanisme pendaftaran ulang di Unand dapat didownload di sini.

Mulai besok (10 Juli 2015) sampai dengan 14 Juli 2015, calon mahasiswa baru ini diharuskan melakukan Pra Pendaftaran secara online untuk menentukan besaran biaya pendidikan yang harus dibayarkan (Level UKT). Alamat yang harus dikunjungi adalah pmb.unand.ac.id,

kemudian klik Pra Pendaftaran pada menu SBMPTN 2015. Mahasiswa juga dapat langsung mengunjungi ukt.unand.ac.id untuk melakukan Pra Pendaftaran.

Mulai tahun 2015, calon mahasiswa diwajibkan mengunggah (upload) 5 macam dokumen, yaitu

(1) Surat Perjanjian Mahasiswa Baru (format baku diklik di sini)

(2) Surat Perjanjian Orang Tua (format baku diklik di sini)

(3) Slip gaji atau rincian pendapatan kedua orang tua. Bagi orang tua yang berwirausaha maka rincian pendapatan harus diketahui Lurah/ Camat (format baku diklik di sini)

(4) Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan terakhir

(5) Kartu Keluarga. Ukuran file dari masing-masing dokumen tidak melebihi 1 Mb. Calon Mahasiswa harus mengisi seluruh data secara jujur, karena jika ditemukan kesalahan/kecurangan data maka calon mahasiswa tersebut akan dikenakan sanksi. Bagi calon mahasiswa yang tidak melakukan Pra Pendaftaran maka akan dimasukkan ke dalam level 7 UKT.

Pada tanggal 13 – 22 Juli 2015 (harap diingat bahwa tanggal 16 – 21 Juli 2015 adalah hari Libur Nasional, jadi semua bank tutup), calon mahasiswa harus membayar biaya pendidikan sesuai dengan level UKT nya. Mahasiswa datang ke teller Bank Nagari (BN) dengan menyebutkan nomor pendaftaran. Bagi calon mahasiswa yang melakukan Pra Pendaftaran pada tanggal 13 atau 14 Juli, maka pembayaran baru bisa dilakukan satu hari setelahnya.

Berhubung masa pendaftaran ulang ini sangat sempit, maka calon mahasiswa harus benar-benar memperhatikan jadwal tersebut. Kegiatan terakhir dari daftar ulang adalah verifikasi dokumen, dengan pembagian waktu tertentu. Calon mahasiswa harus mengingat pembagian waktu untuk verifikasi berkas pada tanggal 23 – 24 Juli 2015.

Demikian untuk diketahui calon mahasiswa baru Unand yang diterima melalui jalur SBMPTN 2015.

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Negeri Padang

SBMPTN_1

Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Hasil SBMPTN Tahun 2015 klik disini

Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2015 Universitas Samudra

SBMPTN_1

Daftar Mahasiswa Baru yang diterima jalur SBMPTN 2015 di Universitas Samudra klik disini

Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Hasil SBMPTN Tahun 2015 klik disini

Pengumuman Kelulusan SBMPTN 2015 UNIMED

SBMPTN_1

Peserta lulus SBMPTN 2015 di Universitas Negeri Medan (UNIMED) dapat dilihat di website http://pengumuman.sbmptn.or.id atau www.unimed.ac.id

Bagi peserta yang dinyatakan lulus agar melakukan registrasi dengan persyaratan seperti dibawah ini:

CATATAN: Calon mahasiswa yang lulus melalui jalur SBMPTN 2015 diwajibkan:

  • Hadir pada tanggal 12 Agustus 2015 pukul 15.00 WIB di Lapangan Serbaguna UNIMED untuk mengikuti pengarahan pelaksanaan PAMB yang akan diselenggarakan pada 13, 14 Agustus 2015.
  • Mengikuti upacara Peringatan HUT RI 17 Agustus 2015 pukul 07.30 WIB di Lapangan Serbaguna UNIMED.

Info selengkapnya klik disini

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Sunan Ampel Surabaya Jalur SBMPTN 2015

SBMPTN_1

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Sunan Ampel Surabaya Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini:

Klik disini